Minggu, 06 Februari 2011

Bukti-bukti Bing Menjiplak Google



Hasil pencarian dengan kata kunci yang dirancang Google muncul di Bing beberapa minggu kemudian setelah 20 insinyur Google melakukan pencarian dan mengeklik hasilnya di komputer Windows dengan IE8 dan Bing Toolbar. 
 
KOMPAS.com — Amit Singhal dari Google menulis bukti-bukti kalau Bing, mesin search engine Microsoft, menjiplak data pencarian Google secara membabi buta. Kedua bukti merupakan hasil eksperimen yang dilakukan para insinyurnya setelah curiga dengan kemampuan Bing selama ini.
Bukti pertama bahwa Bing menjiplak Google adalah dalam pencarian kata "tarsorrhaphy", prosedur bedah kelopak mata yang sangat jarang dilakukan. Pada pertengahan tahun 2010, Google mengamati hasil pencarian yang unik yang menghasilkan pencarian dengan kata kunci tersebut. Pengguna saat itu memasukkan pencarian dengan kata kunci yang salah, yakni "torsoraphy". Namun, mesin Google akan merekomendasikan istilah yang benar berikut hasil pencariannya.
"Saat itu, Bing tidak memberikan hasil pencarian dengan istilah yang salah itu. Kemudian, pada akhir musim panas, Bing mulai memberikan hasil pencarian kami kepada pengunjungnya tanpa menyatakan istilah yang benar. Hal tersebut sangat janggal," tulis Singhal.
Menurutnya, bagaimana mungkin mesin memberikan hasil pencarian dengan kata kunci yang bukan diminta pengunjung tanpa tahu istilah yang benar itu. Kalau memang tahu istilah yang benar, hasil pencarian dengan kata kunci yang benar tentu lebih banyak. Kenyataannya, hasil dengan istilah yang benar ternyata hanya satu alamat dan bercampur dengan kata kunci yang salah.
Ia mengatakan, beberapa bulan kemudian, Google pun mencatat bahwa jumlah alamat situs hasil pencarian di Google yang dijiplak Bing makin bertambah, baik dengan kata kunci yang populer maupun istilah yang salah ketik. Bahkan, kata dia, hasil pencarian yang menurut insinyur Google tak benar karena salah algoritme pun muncul di Bing.
"Kami sadari sesuatu tengah terjadi dan rasa penasaran kami makin kuat pada akhir Oktober 2010 saat betapa banyaknya hasil pencarian tertinggi di Google banyak yang sama dengan Bing. Pola statistik itu sulit sekali dikesampingkan. Untuk menguji hipotesis ini, kami butuh eksperimen untuk memastikan apakah Microsoft benar-benar menggunakan hasil pencarian Google di pemeringkatan Bing," ungkap Singhal.
Untuk membuktikan hipotesis tersebut, para insinyur Google pun melakukan eksperimen dengan membuat 100 hasil pencarian sintetis. Mereka menggunakan kata-kata kunci yang kecil kemungkinan digunakan pengguna, contohnya "hiybbprqag". Dalam eksperimen ini, Google menambahkan alamat situs tambahan dalam hasil pencarian yang tidak ada kaitannya dengan kata kunci tersebut.
"Kepada 20 insinyur kami berikan laptop yang sudah dipasangi Microsoft Windows baru dengan Internet Explorer 8 (IE8) yang dilengkapi Bing Toolbar. Selama proses instalasi, kami memilih fitur "Suggested Sites" di IE8 dan kami memilih pengaturan standar Bing Toolbar," ucap Singhal.
Kemudian, setiap orang diminta melakukan pencarian dengan kata kunci yang aneh-aneh tersebut di mesin pencarian Google lalu mengeklik alamat situs yang telah disisipkan sebelumnya. Dalam beberapa minggu kemudian, alamat situs yang khusus ditambahkan Google ternyata muncul di hasil pencarian Bing untuk kata kunci yang sama. Padahal, itulah satu-satunya alamat situs yang muncul di hasil pencarian Google dan sengaja ditambahkan.
Kata kunci yang dijadikan eksperimen Google antara lain hiybbprqaq yang diberi hasil pencarian pemesanan tiket di sebuah teater di Los Angeles. Kata kunci lainnya delhipublicschool40 chdjob yang diberi hasil pencarian alamat web Credit Union. Adapun kata kunci juegosdeben1ogrande diberi hasil pencarian alamat web penjual perhiasan.
Dengan temuan itu, ia menyimpukan bahwa Microsoft memanfaatkan fitur Suggested Sites di IE8 dan Customer Experience Improvement Program di Bing Toolbar untuk mengirim data-data hasil pencarian pengguna di Google ke Microsoft. Bisa juga menggunakan metode lainnya agar hasil pencarian pengguna di Google bisa dijiplak Bing.
"Kami menantikan kompetisi dengan algoritme search engine yang asli, algoritme yang dibangun di inovasi intinya dan bukan hasil pencarian daur ulang dari kompetitor," tandas Singhal. Menurutnya, apa yang dilakukan Microsoft hanya akan menghasilkan pencarian murahan, yang tidak lengkap alias versi imitasi Google.

Akses Internet di Mesir Dibuka Kembal



Para pengunjuk rasa berkumpul di sekitar Tahrir Square di Kairo, Minggu (30/1/2011), terhadap rezim Mubarak di tengah kekacauan yang terus meningkat. 
 
KAIRO, KOMPAS.com - Setelah sempat diblokir selama beberapa hari, akses internet di Mesir akhirnya kembali dibebaskan lagi. Jaringan telepon pun mulai pulih secara bertahap sejak Rabu (2/2/2011) tak lama setelah Presiden Hosni Mubarak mengeluarkan pernyataan politik bahwa ia tidak akan maju dalam pemilihan presiden September mendatang.
"Kabar baik, akses internet telah kembali di Mesir," tulis Google dalam akun Twitter resminya. "Layanan internet BlackBerru juga mulai aktif kembali," tulis Ben Wedeman, wartawan asing yang meliput di Mesir.
Internet dilaporkan mulai dapat diakses kembali sejak pukul 05.00 tadi pagi waktu setempat. Layanan pemantau trafik internet Renesys dan RIPE juga memperlihatkan lonjakan trafik yang tinggi dari Mesir setelah beberapa hari sempat tidak ada sinyal sama sekali.
"Situs-situs Bursa Saham mesir, Bank Komersial Internasional Mesir, MCDR, dan Kedutaan AS di Kairo kembali dapat diakses," tulis Renesys di blog resminya.
Pemerintah Hosni Mubarak sebelumnya dikritik keras karena memblokir Facebook, Twitter, bahkan jaringan internet seluruhnya. Hal tersebut diduga untuk membungkam aksi para aktivis prodemokrasi yang menuntut Presiden Hosni Mubarak turun dari jabatannya.

Mubarak Bajak SMS untuk Sebarkan Pesan



Massa pendukung Presiden Hosni Mubarak mendesak massa penentang pemerintah di Lapangan Tahrir, Kairo, Mesir, Rabu (2/2/2011). 
 
LONDON, KOMPAS.com - Intervensi Pemerintah Mesir terhadap layanan telekomunikasi masih terus berlangsung. Setelah sempat mematikan jaringan internet dan layanan telepon, kali ini Presiden Hosni Mubarak pun menggunakan jaringan telekomunikasi untuk menyebarkan pesan SMS ke semua nomor ponsel di Mesir untuk mendukung pemerintah.
Para pengguna layanan seluler Vodafone di Mesir mengabarkan banyak yang menerima pesan SMS tersebut di tengah bentrokan dua kubu berlangsung di Lapangan Tahrir, Kairo. Foto pesan tersebut dalam huruf Arab beredar di Twitter dan menjadi perbincangan.
Dalam pernyataan persnya, Kamis (3/2/2011), Vodafone mengakui mengirimkan pesan tersebut secara broadcast. Namun, pihak Vodafone tidak mengetahui isi pesan karena semuanya atas permintaan pemerintah dengan alasan Undang-undang Darurat mengatur demikian.
"Pesan tersebut tidak ditulis oleh semua operator jaringan dan kami tidak punya kewenangan untuk memeriksa pesan yang akan dikirim pemerintah," demikian Vodafone. Namun, menanggapi keluhan-keluhan pengguna Vodafone mengeluarkan pernyataan yang intinya menyebut pengiriman pesan semacam itu tidak dapat diterima.
Selain dipaksa mengirim pesan broadcast ke seluruh pelanggannya di Mesir, Vodafone juga menyatakan kalau Pemerintah Mesir sebelumnya juga yang minta layanan telekomunikasi dihentikan. Belakangan pemerintah juga yang minta agar jaringan telekomunikasi diaktifkan kembli dan mengirim SMS broadcast tersebut.

Tips Menulis Karya Ilmiah Populer

Ilmiah populer adalah sarana komunikasi antara ilmu dan masyarakat (baca: orang awam). Sudah menjadi budaya, jurnal ilmiah ditulis dengan bahasa ilmiah untuk kalangan elit yaitu para ilmuwan yang memahami topiknya. Kalau sudah begitu jadinya, maka ilmu hanya menjadi milik ilmuwan, bukan milik masyarakat. Padahal peran utama iptek adalah untuk kemashlahatan penduduk bumi: semua makhluk hidup. Disinilah peran jurnalismus, menjadi PR iptek, menjadi sarana komunikasi antara ilmu dan masyarakat!

Karya ilmiah populer yang baik bukan berarti menulis hasil penelitian dengan lengkap. Prinsip utamanya adalah mencari sudut pandang yang unik dan cerdas, serta menggugah rasa ingin tahu pembaca awam. Sebetulnya menulis ilmiah populer mudah. Berbeda dengan menulis cerpen atau non-fiksi yang memerlukan keratifitas dan imajinasi tinggi. Dalam penulisan non-fiksi yang terpenting anda mengumpulkan fakta-fakta, menyeleksinya, menetapkan fokus dan meramu story. Beberapa tips yang dapat membantu dalam meramu karya ilmiah populer bisa anda ikuti dalam tulisan ini.
Menyusun strategi sebelum menulis
Think twice before writing, kata Ken Golstein penulis dari Columbia School of Journalism. Sebelum mulai menulis ilmiah populer, dan sebelum anda masuk kepada dramaturgi, sistematik tulisan, detail, setidaknya anda harus memikirkan strategi berikut:
Kepada siapa anda menyajikan tulisan anda?
Media apa yang anda pilih (internet, televisi, koran, majalah, radio, dsb)
Gaya penulisan apa yang paling tepat?
Kira-kira berapa lama pembaca meluangkan waktu untuk membaca tulisan anda?
Empat point diatas sebetulnya teknik dasar jenis tulisan apapun. Untuk ilmiah populer, teknik itu semakin urgent lagi. Ingat, menulis ilmiah populer sama dengan menterjemahkan ilmu yang ngejelimet ke dalam bahasa yang dimengerti secara umum. Tidak semua orang memahami ilmu anda, apalagi dengan banyaknya cabang ilmu pengetahuan. Spesialisasi ini menyebabkan seorang ahli paham di bidangnya tapi gak mudeng dengan bidang lain.
Kepada siapa anda menyajikan tulisan?Seberapa dalam informasi yang akan anda sajikan tergantung siapa pembacanya. Karya ilmiah populer di koran umum, tentunya lebih isinya lebih dangkal daripada di majalah scientific misalnya. Sifat tulisan untuk pembaca umum, lebih mengedepankan unsur entertainment, dibandingkan tulisan untuk komunitas spesifik (misalnya majalah khusus komputer). Selain dari segi isi, karya ilmiah populer untuk komunitas spesifik lebih banyak menggunakan technical jargon. Boleh saja, sebab disini istilah spesifik tidak akan asing lagi bagi pembacanya.
Media apa yang anda pilih?
Informasi untuk di internet, televisi, koran atau majalah berbeda cara penulisannya. Misalnya media televisi mempunyai kelebihan dapat menampilkan gambar. Sehingga penggunaan teks jauh lebih sedikit. Namun kelemahan media ini, waktu yang tersedia jauh lebih singkat daripada media cetak. Cotoh lain, perbedaan antara media cetak dan online. Media online dengan sifat revolusioner hyperlinks-nya dapat merubah alur membaca. Kelebihan sifat link ini, anda dapat mengarahkan pembaca kepada fokus yang anda tuju. Berbeda dengan media cetak misalnya buku, karakteristik membaca sifatnya linear. Anda mengarahkan pembaca melalui daftar isi.
Gaya penuturan apa yang paling tepat?Kerahkan imajinasi anda. Kira-kira bagaimana anda akan menyampaikan informasi paling tepat. Apakah dengan gaya reportase, menampilkan sosok yang bercerita, atau tutorial sifatnya.
Kira-kira berapa lama waktu yang tersedia bagi pembaca?
Pembaca koran bisayan lebih sedikit meluangkan waktu membacanya daripada pembaca majalah. Bukankah koran yang sudah seminggu dinyatakan tidak aktual lagi? Umumnya pembaca tidak mengorek-ngorek lagi koran yang sudah bertumpuk selama setahun lamanya. Semakin sedikit waktu yang tersedia, informasi yang anda sajikan semakin pendek dan harus cepat menuju sasaran.
Membidik Pembaca: Pilih Topik Menarik
Tulisan ilmiah populer anda dedikasikan untuk pembaca awam. Bukan expert yang memang berkecimpung di bidangnya. Posisikan diri anda pada pembaca. Pikirkan, mengapa anda perlu membagi ilmu anda? Apa yang membuat pembaca dapat tertarik dengan tulisan anda? Beberapa cara menggelitik motivasi pembaca:
Mengaitkan dengan kondisi aktual
Cth.: Masih segar dalam ingatan

"Green Finance" Solusi Perubahan Iklim

JAKARTA, KOMPAS.com - Konsep green finance atau pengucuran modal dengan menggunakan prinsip ramah lingkungan bisa menjadi solusi dari sektor finansial untuk mengatasi dampak perubahan iklim global.
"Ada dua ancaman serius, yaitu masalah penggunaan energi dan lingkungan hidup yang bisa diatasi dengan green finance," kata Special Advisor Head Environment Finance Japan Bank for International Cooperation (JBIC) Takashi Hongo dalam diskusi yang digelar Masyarakat Perikanan Nusantara (MPN) di Jakarta, Kamis (28/1/2011).
Namun, menurut Hongo, untuk menerapkan konsep green finance secara nyata dibutuhkan tekad dari badan finansial, baik swasta maupun pemerintah, untuk mengeluarkan investasi dalam jumlah yang besar. Selain itu, penerapan green finance membutuhkan kemajuan teknologi yang dapat mengurangi dampak perubahan iklim.
Ia mencontohkan, sejumlah nelayan di Jepang beberapa tahun lalu memutuskan untuk menggunakan teknologi LED (light emitting diode) akibat mahalnya harga bahan bakar yang biasa dipakai untuk melaut.
Hongo memaparkan, pada awalnya memang dibutuhkan biaya yang besar untuk membeli dan melengkapi kapal penangkap ikan dengan LED, tetapi setelah digunakan mereka dapat menghemat biaya operasional. "Mereka (para nelayan) meminjam uang dari bank," katanya.
Untuk itu, menurut dia, pembiayaan dan dorongan untuk menggunakan teknologi ramah lingkungan merupakan kunci yang dibutuhkan dalam penerapan green finance.
Sementara itu, pembicara lainnya, Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya, Suseno Sukoyono mengatakan, sebenarnya terdapat banyak peluang bisnis atau finansial yang dapat dikembangkan akibat perubahan iklim, termasuk salah satunya green finance.
Apalagi, ujar dia, Indonesia sebenarnya bukanlah merupakan penyumbang emisi terbesar tetapi perubahan iklim telah mengakibatkan sejumlah masalah seperti kenaikan suhu dan naiknya permukaan air laut yang tampak seperti fenomena rob yang akhir-akhir ini kerap terjadi di kawasan Muara Baru, Jakarta Utara.
"Indonesia menghasilkan 1,7 emisi per kapita, sedangkan Amerika Serikat 20,6 dan Australia 16,2," katanya.
Ia juga mengingatkan, krisis energi seperti kenaikan harga minyak yang kini telah mencapai sekitar 100 dolar AS seharusnya juga bisa menjadikan salah satu aspek untuk mendorong penerapan green finance.
Ketua MPN Muhammad Taufiq mengharapkan terbangun jaringan baik di dalam maupun luar negeri atau organisasi internasional dalam menciptakan sumber peluang pembangunan berkelanjutan melalui green finance.
"Skema pendanaan green finance dengan dilandasi lingkungan investasi yang kondusif dengan memasukkan aspek perubahan iklim menjadi salah satu solusi penting dalam membangun Indonesia secara berkelanjutan," katanya.
Berdasarkan data MPN, terdapat potensi total ekonomi kelautan Indonesia yang mencapai 800 miliar dolar AS per tahun yang belum sepenuhnya bisa dimanfaatkan antara lain karena kendala biaya.

Siapakah ElBaradei Si Penantang Mubarak?

KOMPAS.com — Nama Mohamed ElBaradei, salah satu tokoh kunci opsisi Mesir, kini menggema di seantero negeri itu di tengah muaknya orang terhadap rezim Presiden Hosni Mubarak. Kekuasaan Mubarak limbung dan tampaknya sedang menunggu waktu untuk tumbang. Protes terhadap Mubarak yang dengan tangan besi memerintah Mesir selama 30 tahun kian meningkat meski pemimpin berusia 82 tahun itu, Selasa (1/2/2011) malam, mengatakan, dirinya tidak akan maju lagi dalam pemilu pada September mendatang.
Sejak setahun lalu, nama ElBaradei mulai ramai dipergunjingkan sebagai bakal calon presiden Mesir meski ia belum secara tegas menyatakan ingin maju. Namun, peluangnya terbilang tipis karena dia harus bersaing dengan putra Mubarak, Gamal, yang disebut-sebut telah dipersiapkan untuk melanjutkan kekuasaan sang ayah.
Tahun lalu, belum banyak warga Mesir yang mengenalnya. "Siapa Mohamed ElBaradei? Saya tidak kenal dia, kecuali bahwa ia seorang calon (presiden), sama seperti Amr Moussa (ketua Liga Arab sekarang ini yang juga orang Mesir), dan Gamal. Kebanyakan dari mereka, bagaimanapun, adalah penjahat," kata Mohamed Abbas (25), seorang sopir taksi di Kairo, tahun lalu ketika Elbaradei baru saja kembali ke Mesir setelah 12 tahun bekerja di luar negeri, sebagaimana dilaporkan Time.com pada 20 Februari 2010.
Namun dalam perkembangan terbaru, saat rakyat Mesir turun ke jalan-jalan kota Kairo dan sejumlah kota besar lain di negara itu untuk memprotes rezim Mubarak, nama ElBaradei kian melambung. Ia dipandang sebagai figur potensial untuk memimpin Mesir di tengah minimnya calon dari kalangan oposisi.
ElBaradei, sebagaimana dilaporkan Time, memiliki daya tarik luas sebagai figur publik yang mapan dan dihormati yang kariernya berkembang jauh dari batas-batas politik rezim yang korup. Sebelum protes antipemerintah meluas seperti saat ini, ElBaradei yang mampu berbahasa Arab, Inggris, Perancis, dan Jerman itu dinilai sebagai figur yang tidak biasa dalam standar politik Mesir. Dia merupakan orang luar di rezim politik negara itu. Pers yang disponsori negara telah digunakan untuk melawan dia.
Selama 12 tahun ElBaradei menjabat sebagai kepala badan pengawas nuklir internasional (IAEA) di Wina, Austria. Selama itu ia mendapat pengakuan internasional, terutama ketika menantang klaim pemerintahan George W Bush bahwa Irak memiliki senjata nuklir menjelang invasi AS tahun 2003. Tahun 2005, ElBaradei dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian atas upayanya dalam mengekang proliferasi nuklir.
Secara politis, para pendukungnya mengatakan, ia memiliki catatan yang bersih. Sayang, konstitusi Mesir yang berlaku hingga saat ini membuat hampir tidak mungkin bagi ElBaradei untuk berkuasa. Pasal 76 konstitusi itu mensyaratkan seorang calon presiden harus menjadi kepala sebuah partai politik resmi selama setidaknya satu tahun sebelum memasuki pencalonan. ElBaradei pun sebelumnya masih ragu untuk maju. Ia mengatakan, dirinya baru akan maju hanya jika pemilu dijamin bebas dan adil serta akan diawasi oleh lembaga pemantau dan masyarakat internasional.
Dalam kampanye selama ini, perubahan konstitusi termasuk hal yang jadi prioritas. Salah seorang pendukungnya, Alaa al-Aswany, novelis terkenal dan publik figur di balik kampanyenya, mengatakan, "Saya tidak berpikir masalah nyata ElBaradei atau kami adalah mengatar dia ke tampuk kekuasaan. Saya pikir, tantangan nyata bagi kami adalah untuk mencapai demokrasi sejati di Mesir. Konstitusi yang kami miliki sekarang secara khusus dibuat hanya untuk menjaga Presiden Mubarak tetap dalam kekuasaan. Apa yang kami butuhkan adalah konstitusi nyata, demokrasi nyata, dan kemudian setelah itu, siapa saja yang dipilih oleh para pemilih Mesir sebagai presiden akan sangat disambut."
ElBaradei (68) lahir dan besar di Kairo. Ia menjalani karier di bidang hukum lalu bergabung dengan IAEA tahun 1980 dan menjadi kepala badan PBB pada 1997 sampai 2009. Setelah pensiun dari IAEA, tahun 2010 ia kembali ke Mesir dan mengecam pemerintahan Mubarak. Ia mendapat dukungan luas dari kalangan muda dan kelas menengah.
ElBaradei menikah dengan Aida El-Kachef, seorang guru anak-anak usia dini. Mereka punya dua anak, seorang putri bernama Laila yang berprofesi sebagai pengacara di London dan seorang putra bernama Mostafa yang menjadi manajer IT di Kairo.

Siapakah Mubarak dan Keluarganya

KOMPAS.com Dengan mempertahankan cengkeraman tangan besinya di Mesir selama 30 tahun, Hosni Mubarak disejajarkan dengan Firaun. Namun, meski kekayaan pribadinya—diperkirakan mencapi 31 miliar dollar AS—bisa diperbandingkan dengan penguasa kuno negara itu, popularitasnya di kalangan rakyat Mesir tidak meyakinkan.
Selama kekuasaannya yang tanpa perlawanan, ia memang relatif berhasil mempertahankan stabilitas negara sambil menikmati hubungan baik dengan Barat dan Israel. Namun, itu bukan tanpa harga. Banyak lawannya mengeluhkan kemiskinan, korupsi, dan kebrutalan yang dilakukan negara.
Mubarak menikah dengan Suzanne, putri seorang perawat dari Pontypridd, Wales, Inggris. Mantan perwira angkatan udara yang sudah berumur 82 tahun itu lolos setidaknya enam kali dari upaya pembunuhan. Ia lahir tahun 1928 di desa Kahel-el-Meselha di Delta Sungai Nil dan lulus dari Akademi Militer Mesir tahun 1949. Ia sepertinya ditakdirkan untuk berkarier di angkatan bersenjata.
Setelah perang Arab-Israel tahun 1973, ia dipromosikan menjadi marsekal di angkatan udara. Setelah itu terbukalah pintu ke kekuasaan politik. Sebagai seorang pelayan setia Presiden Anwar El-Sadat, ia diangkat menjadi wakil presiden tahun 1975 dan memainkan peran penting dalam memperkuat hubungan Mesir dengan Barat.
Kariernya ke jabatan politik tertinggi terjadi pada Oktober 1981 ketika Presiden Sadat dibunuh oleh ekstremis Islam. Didukung oleh kondisi negara yang senantiasa darurat, Mubarak memperkokoh jabatannya dengan menentang ekstremisme Islam dan menjaga hubungan baik dengan Amerika Serikat.
Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair menikmati keramahan Mubarak di vila mewahnya di resor Laut Merah Sharm-el-Sheikh ketika Blair berlibur di sana dengan keluarganya. Keluarga Mubarak juga diketahui memiliki properti di Los Angeles, Washington, dan New York, serta aset yang tersimpan dalam rekening bank di Amerika Serikat, Swiss, dan Inggris.
Simpatinya kepada dunia Barat mungkin dapat dijelaskan dengan istrinya yang setengah Inggris, Suzanne, yang ibunya, Lily Mei Palmer, tumbuh di lembah South Wales. Ibu dari Suzanne bekerja sebagai perawat di utara London ketika dia bertemu dengan seorang dokter anak Mesir, Saleh Thabet.
Sebagai ibu negara Mesir, Nyonya Mubarak, yang diduga telah melarikan diri ke London sejak kerusuhan pecah sering membanggakan akar Welsh-nya. Dalam sebuah wawancara dua tahun lalu ia berkata, "Saya masih punya sepupu di Inggris. Saya nyaman dalam dua budaya, dua bahasa, dua dunia itu, dan itu membantu. Itulah yang saya inginkan bagi dunia Arab, bagi anak-anak dari sejak usia yang sangat dini untuk mulai menghargai budaya lain."
Presiden Mubarak dan istrinya punya dua putra, Alaa dan Gamal, yang keduanya awalnya berkarier di bidang keuangan. Alaa, yang tertua, tetap low profile dan tidak menunjukkan minat pada politik. Namun, Gamal, sekarang 47 tahun, telah lama dipandang sebagai calon pewaris kursi presiden ayahnya. Setelah lulus dari Universitas Amerika di Kairo, Gamal memulai karier di perbankan investasi, bekerja untuk Bank of America di Mesir, dan kemudian di London.
Gamal menikah dengan Khadiga, yang 20 tahun lebih muda. Ia tinggal di sebuah rumah bertingkat lima di sebuah kawasan elite di Knightsbridge, Kairo. Karier politik Gamal dimulai tahun 2000 ketika ayahnya mengangkat dia menduduki jabatan di Sekretariat Jenderal Nasional Partai Demokrat. Gamal menyatakan bahwa ia punya dua tokoh politik yang dikaguminya, yaitu Winston Churchill karena melawan Nazi Jerman dan Margaret Thatcher karena reformasi radikal bagi ekonomi Inggris. Tentang kekagumannya kepada Thatcher, ia gambarkan, "Saya tinggal di London selama tahun-tahun itu dan saya bisa menyaksikan metamorfosis luar biasa negara itu."
Meski di depan umum ia menyangkal soal keinginan menggantikan ayahnya, banyak pengamat melihat suksesi kekuasaan, dari ayah ke anak itu, sebagai hal yang tak terelakkan. Namun, dengan cengekeraman Mubarak yang melemah dalam hitungan jam, menyusul protes antipemerintah yang memasuki hari ketujuh pada hari ini (Senin, 31/1/2011) , dia dan keluarganya akan segera mencari rumah baru di negara yang mau menampung mereka.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Grants For Single Moms